Arkeologi

Pengantar

Program Studi Arkeologi merupakan salah satu program studi yang pertama atau pembentuk Universitas Udayana yang awal pendiriannya diharapkan dapat menjadi pewahyu bagi rakyat, mampu membuka kunci wasiat untuk membuka secara ilmiah kebendaharaan Bali serta diharapkan berperan “kadi bahni ring pahoman, dumilah mangde sukanikang rat” atau laksana api di tempat persajian menyala dan membawa kebahagiaan dunia. Mengacu pada harapan tersebut maka tidak salah jika Pola Ilmiah Pokok (PIP) Kebudayaan sebagai wawasan pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi Universitas Udayana dan kemudian dituangkan kembali dalam visi dan misi Fakultas Sastra. Kesemuanya tersebut kemudian dituangkan dalam kurikulum Program Studi Arkeologi untuk memenuhi kompetensi lulusan yang diperlukan dalam dunia kerja.

Berdasarkan Penjabaran Visi, Misi dan Tujuan maka diperoleh profil lulusan yang merupakan hasil tracer study terhadap alumni dan pengguna lulusan. Selanjutnya dijabarkan dalam beberapa kompetensi yaitu Kompetensi Utama. Kompetensi Pendukung dan Kompetensi Lainnya yang dituangkan dalam bidang kajian dan selanjutnya dijabarkan menjadi matakuliah-matakuliah yang ditawarkan dalam kurikulum setiap semesternya.

 

  • Profil Lulusan

Penentuan profil lulusan suatu program studi seharusnya tidak dapat dilepaskan dari Visi, Misi, dan Pola Pokok Ilmiah Perguruan Tinggi. PIP Kebudayaan merupakan pilihan yang telah ditetapkan oleh Universitas Udayana sesuai dengan ruh yang dimiliki oleh masyarakat Bali. Adapun visi yang dimiliki oleh Fakultas Sastra Universitas Udayana yaitu terciptanya lembaga akademik yang unggul, mandiri dan berbudaya. Mengacu pada keduanya, maka visi Program Studi Arkeologi yaitu mewujudkan program studi Arkeologi sebagai lembaga ilmiah yang memiliki wawasan, integritas, dan jatidiri berdasarkan pada budaya serta menghasilkan sumberdaya manusia yang berkualitas, berkemampuan mengembangkan dan menerapkan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya.

Kebutuhan akan tenaga kerja ditentukan oleh stakeholder sehingga profil lulusan juga harus memperhatikan kebutuhan pasar dan hasil tracer study yang dilakukan oleh Program Studi terhadap alumni. Adapun profil lulusan Program Studi Arkeologi dapat dijabarkan sebagai berikut.

       a.      Peneliti

Profil lulusan sebagai peneliti diharapkan dapat melakukan penelitian terkait kearkeologian ataupun kebudayaan yang masih belum terungkap baik penelitian yang sifatnya general maupun lebih mengkhusus.

       b.      Pendidik

Pendidik merupakan individu yang memberikan pengajaran atau transfer ilmu pengetahuan yang dapat dilakukan melalui lembaga pendidikan formal maupun informal. Lembaga pendidikan formal sebagai contoh universitas (perguruan tinggi), sedangkan pendidikan non formal dapat berupa lembaga kursus, lembaga pengembangan kepribadian, ataupun lembaga fasilitator atau motivator. Jika dirinci secara khusus maka pendidik yang dimaksud di atas antara lain dosen, guru, fasilitator, motivator, inovator ataupun mediator. Kesemua pendidik tersebut bertujuan menghasilkan produk (lulusan) yang memiliki kualitas di bidang masing-masing sesuai dengan tujuan lembaganya.

        c.       Tim Ahli/ Kurator/ Konservator

Merujuk pada Undang-undang Nomor 11 tahun 2011 tentang Cagar Budaya tersebut, maka profil lulusan yang diharapkan antara lain berupa Ahli Cagar Budaya, Ahli Pelestari, Kurator, Registrator, Konservator, dan Preparator (penanggung jawab preparasi tata pameran). Kesemua bidang keahlian tersebut bertanggungjawab atas perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatan Cagar Budaya dan pengelolaan koleksi museum.

        d.      Manajer

Pengelolaan dalam lembaga yang berkaitan dengan Cagar Budaya sangat penting dilakukan untuk menjaga persaingan, kelangsungan, dan kemajuan lembaga tersebut. Pengelolaan atau managerial suatu lembaga meliputi perencanaan, pengelolaan dan evaluasi sehingga perlu suatu profil lulusan yang dapat menjadi manajer (pemimpin), planer, desainer, organizer, dan evaluator.

        e.       Pengusaha/ enterpreuner

Profil lulusan ini merupakan pengembang usaha atau industri ekonomi kreatif yang sekarang ini sedang digalakkan oleh pemerintah. Penciptaan profil lulusan disesuaikan dengan kemajuan zaman terutama berkembangannya pariwisata yang banyak memanfaatkan situs-situs Cagar Budaya dan Museum.