Sastra Jepang

Latar Belakang dan Sejarah Jurusan Sastra Jepang

Dalam rangka memasuki era globalisasi, khususnya di Bali, sangat diperlukan sumber daya manusia yang mampu bersaing dalam segala bidang untuk mencapai kemajuan. Salah satu hal yang sangat penting dalam mencapai kemajuan tersebut adalah dengan menambah ketrampilan, dan bersikap professional dalam segala bidang.

Bali yang terkenal dengan keindahan alamnya, semula terkenal sebagai daerah tujuan wisata, namun saat ini telah berkembang menjadi tempat berkumpulnya para pakar ilmu pengetahuan dalam konperensi dan simposium baik yang bersifat nasional maupun internasional. Berdasarkan data dari Dinas Pariwisata Propinsi Bali tahun 2004, diketahui bahwa Jepang menduduki peringkat pertama dalam hal jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Bali. Melihat kenyataan tersebut Fakultas Sastra yang merupakan Fakultas tertua, dan cikal bakal Universitas Udayana ini membentuk jurusan baru yaitu jurusan Sastra Jepang.

Jurusan Sastra Jepang adalah satu dari tujuh jurusan yang ada di Fakultas Sastra, yang saat ini baru memiliki mahasiswa satu angkatan, didirikan dengan SK Direktur Jendral Pendidikan Tinggi nomor 3203/D/T/2005

Visi dan Misi Jurusan

1.1 Visi

Visi adalah cara pandang jauh ke depan, dan kemana jurusan sastra jepang harus dibawa dan kemudian bagaimana berkarya agar tetap konsisten dan dapat eksis, antisipatif, inovatif, serta produktif. Visi jurusan sastra jepang yang ingin dicapai adalah “Menjadi jurusan sastra Jepang yang unggul, mandiri, dan berbudaya.” Unggul artinya andal, berkualitas serta memiliki kompetensi dalam menyelenggarakan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan sebagai pusat penelitian, pengembangan dan penyebarluasan ilmu bahasa, dan sastra Jepang serta menjungjung tinggi nilai-nilai moral akademik, untuk mendukung pembangunan nasional demi terwujudnya kebahagiaan dan kesejahteraan umat manusia. Mandiri bermakna memiliki tingkat sustainality yang tinggi serta kemampuan dalam mengembangkan sistem manajemen dan pembiayaan secara otonom. Berbudaya berarti dalam pengembangan SDM, lembaga dan produk Jurusan menjungjung tinggi nilai-nilai budaya akademik yang didasarkan atas kejujuran dan kebenaran akademik dalam rangka mendukung pembangunan yang berkelanjutan demi terwujudnya kebahagiaan dan kesejahteraan umat manusia.

1.2 Misi

Misi adalah sesuatu yang harus diemban dan dilaksanakan. Dalam kaitannya dengan jurusan sastra Jepang, misi yang diemban adalah sesuai dengan visi yang diatas, yakni agar tujuan dari tugas pokok dan fungsisnya dapat terlaksana dan berhasil dengan baik, dan diproyeksikan berdasarkan peran atau perincian tugas dan program-program beserta hasil yang akan diperoleh di waktu-waktu yang akan datang, maka ditetapkanlah misi Jurusan Sastra Jepang sebagai berikut:

1. Menyelenggarakan Tri Darma Perguruan Tinggi ( Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian, dan Pengabdian pada Masyarakat) yang berkualitas dan dapat mendukung proses perubahan serta kemajuan bangsa Indonesia. Hal ini dimaksudkan untuk memenuhi tiga hal, yaitu:

· Menjadi pewahyu bagi rakyat baik untuk kecintaan pada tanah air maupun berjuang untuk membebaskan masyarakat darei kemiskinan.

· Mewujudkan masyarakat yang bahagia, berkualitas dan mandiri

· Menjadi kunci wasiat untuk membuka secara ilmiah perbendaharaan sastra dan budaya Bali pada khususnya.

2. Meningkatkan kualitas peserta didik sesuai dengan tuntutan kebutuhan pembangunan yang berwawasan budaya dan lingkungan serta meletakkan landasan pembentukan watak dan kepribadian, pengamalan nilai-nilai agama, wawasan dan jiwa kebangsaan serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, sejalan dengan misi pendidikan nasional.

3. Menyiapkan peserta didik untuk menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik dan / atau professional yang mampu menerapkan, mengembangkan dan menciptakan ilmu pengetahuan, teknologi dan / atau seni budaya.

Program Unggulan Jurusan

Jurusan Sastra Jepang memiliki sejumlah program unggulan yang dapat menghasilkan sumber daya manusia ( SDM ) yang berkualifikasi sarjana sastra Jepang, yang siap terjun ke masyarakat untuk merebut berbagai peluang kerja yang terbuka. Potensi lulusan jurusan sastra Jepang tidak hanya menguasai berbagai teori linguistik dan keterampilan berbahasa jepang dalam berkomunikasi lintas bangsa, tetapi juga berkompeten untuk mengisi peluang kerja di bidang penerjemahan karena mengingat Bali seringkali menjadi tempat penyelenggaraan konferensi internasioanal. Dan hingga saat ini secara kelembagaan jurusan Sastra Jepang Fakultas Sastra Universitas Udayana merupakan satu-satunya program strata satu di Bali.

Jumlah Lulusan dan Peluang Kerja Lulusan
Jurusan Sastra Jepang belum mempunyai lulusan karena baru menerima mahasiswa pada tahun 2006, sehingga saat ini jurusan sastra jepang baru mempunyai 2 angkatan mahasiswa, yaitu mahasiswa angkatan 2006 ( semester 4 ) dan mahasiswa angkatan 2007 ( semester 2 ). Sementara untuk peluang kerja lulusan, nantinya diharapkan mampu bekerja di sektor pariwisata, pendidikan, dan penerjemahan.

Daftar Nama Ketua Jurusan dan Periodisasi Jabatan

Tahun 2006-Sekarang              Dra. Maria Gorethy Nie Nie, M.Hum. 

Leave a Reply

Your email address will not be published.