Prodi Sastra Indonesia Laksanakan Program Pengenalan Studi di TMP Margarana

Suasana POSSI Prodi Sastra Indonesaia di TMP Margarana, Tabanan, Sabtu, 10 Februari 2018 (Foto-foto Darma Putra).

Prodi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unud melaksanakan acara Pengenalan Objek Studi Sastra Indonesia (POSSI) di Taman Makam Pahlawan (TMP) Margarana, Sabtu, 10 Februari 2018.

Acara diikuti mahasiswa baru angkatan 2017/2018, dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Sastra Indonesia, dihadiri oleh kalangan dosen. Secara keseluruhan, POSSI diikuti sekitar 75 orang.

Acara di TMP Margaran diisi dengan kegiatan sosial bersih-bersih di lokasi, pentas seni (bakat dan minat) mahasiswa, pengenalan himpunan mahasiswa, program studi, dan fun game.

Korporodi Dr. Ketut Sudewa saat memberikan orientasi program studi.

Perogram Jurusan

Pengenalan program studi diberikan oleh Kordinator Prodi Sastra Indonesia, Dr. I Ketut Sudewa. Dalam kesempatan itu, Dr. Sudewa menyampaikan program kerja jurusan mulai dari pendidikan sampai dengan kegiatan ekstrakurikuler.

“Kami harap mahasiswa aktif dalam perkuliahan dan juga program ekstrakurikuler,” ujarnya.

Untuk kegiatan ekstrakurikuler, Sudewa menyampaikan program yang sudah dirancang sperti study banding ke luar daerah, kegiatan apresiasi sastra, dan seminar yang dirangkaikan dengan peringatan wafatnya (penyair) Chairil Anwar pada buln April, lalu bulan Bahasa pada bulan Oktober.

“Selain itu, mahasiswa diharapkan aktif mengikuti lomba seni sastra untuk memupuk bakat dan minat. Setelah Anda tamat, agar memiliki keterampilan sebagai pelengkap ilmu dari kuliah,” tutur Sudewa.

Juga diinformasi akan ada beberapa kunjungan dari Prodi Sastra Indonesia dari Jawa dan Sumatra. Sebelumnya, pernah ada kunjungan dari Papua.

Para mahasiswa.

Penulisan Kreatif dan Jurnalistik

Acara pengenalan dosen, diisi dengan pemberian motivasi oleh Prof. I Nyoman Suparwa (dosen Sastra Indonesia yang menjabad Wakil Dekan 1), Prof. I Nyoman Darma Putra, dan Prof. Cika (mantan dekan FIB).

Dalam pesan-pesannya, Prof. Suparwa menyampaikan agar mahasiswa rajin mengasah bakat seni dan sastra serta penulisan kreatif dan jurnalilstik di luar kelas.

Para dosen.

“Silakan mendekati dosen. Dosen-dosen sastra Indonesia banyak yang hebat dan berprestasidi bidang penulisan kreatif dan jurnalistik,” ujarnya.

Prof. Suparwa menyebutkan Dr. Maria Matildis Banda sebagai sumber untuk belajar menulis cerpen atau novel, dan Prof. I Nyoman Darma Putra dapat didekati jika ingin belajar menulis jurnalistik dan karya ilmiah, pada Dr. IGA Mas Triadnyani belajar puisi. Ada juga dosen yang berpengalaman sebagai penyiar radio, seperti Drs. Made Suarsa, S.U.

“Jangan diam, jangan menunggu dosen datang, tapi Anda harus aktif menggali dari para dosen,” ujar Prof. Suparwa yang rajin menulis di media massa ketika menjadi mahasiswa dan dosen muda.

Fun game.

Pengajar Bahasa Indonesia

Dalam ceramah ringkasnya, Prof. I Nyoman Darma Putra mendorong mahasiswa agar senantiasa bangga belajar bahasa dan sastra Indonesia.

“Pekerjaan menanti tak hanya menjadi dosen dan peneliti di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri,” ujar Darma Putra yang bertahun-tahun menekuni dunia jurnalistik.

Dosen dan mahasiswa bersuka cita.

Prodi Sastra Indonesia memiliki program BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing) yang menyiapkan mahasiswa untuk bisa mengajar bahasa bagi orang asing. Di berbagai negara di dunia, pelajaran bahasa Indonesia ditawarkan di perguruan tinggi dan mereka sering memerlukan guru native speaker.

“Dengan menguasai metode pengajaran bahasa Indonesia plus bahasa Inggris, peluang membina karier dan kuliah ke luar negeri terbuka lebar,” ujar Darma Putra, alumnus University of Sydney dan University of Queensland.

Sungguh-sungguh

Sementara itu, Prof.. Cika mendorong mahasiswa untuk sungguh-sungguh belajar sehingga menguasai ilmu lebih dari kebanyakan orang.

“Mahasiswa harus cerdas, rajin belajar membuka wawasan,” ujar mantan Dekan FIB yang senang berpantun.

Ruangan luas untuk kreativitas.

Usai perkenalan program studi, acara dilanjutkan dengan fun game dalam suasana penuh suka-cita. Ruang terbuka hijau yang penuh dengan nyiur indah di kawasan TMP Margarana menjadi tempat yang ideal untuk kegiatan bermain.

Mahasiswa dan dosen bersuka-cita bergabung dalam permainan, menambah keakraban dan kekeluargaan civitas akademika Prodi Sastra Indonesia (DP)