Kandidat Doktor dari Swiss Berikan Kuliah Umum di Prodi Antropologi FIB Unud

Kandidat doktor Molly Pitztrick, dari Departement of Social and Anthropology Zurich University Swiss didampingi dosen Prodi Antropologi Unud saat memberikan kuliah umum di FIB Unud, Rabu, 10 Januari 2018.

Program Studi Antropologi FIB pada hari Rabu, 10 Januari 2018 menyelenggarakan Kuliah Umum bertempat di gedung Purbatjaraka Fakultas Ilmu Budaya. Adapun sebagai dosen tamunya adalah Ms. Molly Pitztrick, kandiddat doktor dari Departement of Social and Anthropology Zurich University Swiss.

Molly sedang melakukan penelitian di Bali dalam rangka studi doktor antropologinya dan kebetulan counterpart-nya selama penelitian di Bali adalah seorang antropolog Prof. Dr. A.A. Ngurah Anom Kumbara, M.A, yang juga guru besar di Prodi Antropologi.

Sebelum Ms. Molly kembali ke Swiss, Prodi Antropologi meminta memberikan kuliah umum yang berkaitan dengan hasil studinya di Bali. Dia mengambil topik penelitian yaitu A Friendly Approach to Birth : Perception, Practicies,and Reception Gentle Birth in Denpasar City. Ms. Molly mengambil salah satu klinik yang melayani para wanita yang mau melakukan kelahiran dengan teknik gentle birth.

Suasana kuliah umum.

Klinik Gentle Birth

Gentle birth adalah suatu proses melahirkan normal yang tenang dan damai, sehingga ibu akan melahirkan dengan rasa sakit yang minimal. Ketakutan akan rasa sakit saat proses melahirkan membuat ibu hamil urung untuk melahirkan normal. Nah, gentle birth hadir untuk mengurangi keresahan dan ketakutan ibu akan proses melahirkan yang menyakitkan.

Tujuan dari gentle birth adalah mengolah tubuh, pikiran, emosi selama masa kehamilan agar calon ibu siap menghadapi persalinan secara fisik. Gentle birth merupakan metode melahirkan yang memudahkan orangtua untuk melahirkan dimana saja, tidak harus di rumah sakit, tanpa bantuan medis sekalipun.

Peserta Kuliah Umum

Kuliah umum ini diikuti oleh dosen antropologi dan mahasiswa yang berjumlah sekitar 50 orang. Materi kuliah Gentle birth ini sangat menarik karena saat ini banyak ibu yang takut melahirkan karena sakit sehingga ingin melahirkan dengan cara ceaser, kata Molly dalam paparan kuliahnya.

Gentle birth menawarkan satu metoda yang alami tanpa dibantu oleh dokter dan obat medis modern.

Kandidat doktor Molly Pitztrick berfoto bersama Kaprodi Antropologi Unud Dr. I Wayan Suwena, M.Hum., dan konterpart akademiknya Prof. Dr. A.A. Ngurah Anom Kumbara, M.A.

Kerja Sama

Selain kuliah umum juga dilakukan penandatangan kerja sama di bidang pendidikan dan penelitian serta tukar-menukar informasi antara Program Studi Antropologi FIB Unud dengan Departement of Social and Anthropology Zurich University Swiss.

Penanda tangan ini dilakukan oleh Kordinator program studi antropologi FIB yaitu Dr. I Wayan Suwena, M.Hum dengan Ms. Molly Pitztrick selaku dosen di Zurich University.

Ms. Molly mengatakan sangat senang dengan kerjasama ini dan berharap agar suatu saat dosen antropologi bisa melakukan kerja sama riset dengan Zurich University. Kemungkinan besar Ms. Molly akan kembali ke Bali pada pertengahan tahun ini untuk memperkuat data penelitiannya (Ginting Suka).